Senin, 19 Januari 2009

Proposal penelitian

I. PENDAHULUAN
Negara Indonesia adalah negara agraris, dimana sebagian besar penduduknya mengandalkan sektor pertanian, namun rata-rata kepemilikan penduduk atas lahan pertanian kurang dari 0,3 hektar, terutama di pulau Jawa. Dari kondisi kepemilikan lahan yang sempit ditambah dengan sistem pertanian yang masih mengandalkan input produksi tinggi menyebabkan petani berada dalam lingkaran kemiskinan yang tiada putus-putusnya. Petani dengan pendapatan rendah tidak akan mampu menabung, meningkatkan pendidikan dan keterampilan, apalagi meningkatkan investasinya guna meningkatkan produksi.
Dalam keterbatasan yang dilematis tersebut diperlukan jalan keluar yang bijaksana dengan membangun paradigma baru, yaitu sistem pertanian yang berwawasan ekologis, ekonomis dan berkesinambungan, ini sering juga disebut sustainable mix farming atau mix farming. (Cahyan, http://www.dispertanak.pandeglang.go.id/artikel_2008.htm).
Pembangunan pertanian pada hakekatnya adalah upaya untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia/petani agar mampu memanfaatkan sumber daya lingkungan dengan ilmu pengetahuan dan teknologi yang dimiliki menuju pertanian yang tangguh, berpola agribisnis dan berwawasan lingkungan.
Semakin bergemanya kata “agribisnis” ternyata belum diikuti dengan pemahaman yang benar tentang konsep agribisnis itu sendiri. Sering ditemukan bahwa agribisnis diartikan sempit, yaitu perdagangan atau pemasaran hasil pertanian. Pada hal pengertian agribisnis tersebut masih jauh dari konsep semula yang dimaksud.
Konsep agribisnis sebenarnya adalah suatu konsep yang utuh, mulai dari proses produksi, pengolahan hasil, pemasaran dan aktivitas lain yang berkaitan dengan kegiatan pertanian.
Agribisnis adalah suatu kesatuan kegiatan usaha yang meliputi salah satu atau keseluruhan dari mata rantai produksi, pengolahan hasil dan pemasaran yang ada hubunganya dengan pertanian dalam arti luas. Yang dimaksud dengan pertanian dalam artian luas adalah kegiatan usaha yang menunjang kegiatan pertanian dan kegiatan usaha yang ditunjang oleh kegiatan pertanian. Arsyad, (2003)
Salah satu paradigma baru pembangunan pertanian dengan pendekatan sistem agribisnis. Sistem agribisnis terdiri atas subsistem usaha produksi primer di usahatani (on-farm), subsistem off-farm hulu (up stream, berhubungan dengan input), subsisten off-farm hilir (down stream, berhubungan dengan produk) dan subsistem penunjang/pelayanan seperti lembaga keuangan, penelitian (penyedia teknologi baru) dan penyuluhan.
Sistem agribisnis merupakan totalitas atau kesatuan kinerja agribisnis yang terdiri dari subsistem agribisnis hulu yang berupa kegiatan ekonomi input produksi, informasi dan teknologi. Subsistem usaha tani yaitu kegiatan produksi pertanian primer tanaman dan hewan, subsistem agribisnis pengolahan, subsistem pemasaran dan subsistem penunjang, yaitu dukungan sarana dan prasarana serta dukungan lingkungan yang kondusif bagi pengembangan agribisnis. Saragih (2001)
Berdasarkan hasil kegiatan pra survei, ditetapkan wilayah kecamatan Loano, Kabupaten Purworejo, Provinsi Jawa Tengah, sebagai lokasi kegiatan lapangan I. Data yang diperlukan dalam identifikasi wilayah, tersedia dan adanya respon dari masyarakat yang baik sebagai pelaku usaha untuk membantu proses kelancaran kegiatan identifikasi agroekosistem.
Agroekosistem merupakan komoditas tumbuhan dan hewan serta lingkungan kimia dan fisiknya yang telah dimodifikasi oleh manusia untuk menghasilkan serat, bahan bakar dan produk lainnya bagi konsumsi dan pengolahan umat manusia. Coen dkk, (1999)
Identifikasi dan analisis wilayah adalah proses pengumpulan dan analisis data sekunder, serta penggalian dan analisis data lapangan (primer). Data tersebut akan menghasilkan informasi dan gambaran keadaan wilayah secara menyeluruh baik agroklimat (fisik), sosial dan ekonomi serta masalah yang dihadapi. Hanani, (2003)
Berdasarkan pada sistem dan pemikiran ekologis, analisis agroekosistem telah mengkombinasikan analisis sistem kepemilikan (produktivitas, stabilitas, keberlanjutan dan keadilan) dengan analisis pola keruangan (peta dan transek), waktu (kalender musiman dan kecenderungan jangka panjang), aliran dan hubungan (arus, kausal, diagram venn, dan diagram yang lain), nilai-nilai relatif (diagram batang dan sumber-sumber pendapatan relatif dan sebagainya, dan keputusan (bagan keputusan serta diagram keputusan yang lain). Chambers (1996)
Analisis agroekosistem adalah suatu metode pengambilan keputusan dalam menetapkan pola usaha tani disuatu wilayah tertentu dengan memperhatikan aspek ekologi, ekonomi dan sosial. Padmowihardjo, (2001)
Hal-hal yang diperlukan untuk pengabilan keputusan tersebut adalah peta transek, peta sketsa, diagram sejarah, diagram iklim, diagram pola tanam, diagram alur, study kasus sosial budaya, diagram vent, study kasus keluarga tentang lahan usaha tani, pendapatan dan ternak, pola pengambilan keputusan dan komoditas yang ada.
Berdasarkan hal tersebut, maka dibutuhkan kemampuan mengidentifikasi wilayah atau menganalisis agroekosistem dengan memperhitungkan aspek-aspek teknis, ekonomi dan sosial, sehingga pengembangan wilayah agroekosistem dapat dilaksanakan secara produktif, efisien dan lestari. Kegiatan ini dilakukan dalam rangka menyusun karya ilmiah di Kecamatan Loano, Kabupaten Purworejo, Provinsi Jawa Tengah.









A. Tujuan
Kegiatan lapangan I bertujuan untuk mendapatkan data agroekosistem yang mencakup data teknis, ekonomi, dan sosial serta permasalahan yang akan dikaji sehubungan dengan rencana pengembangan sistem usaha agribisnis. Data-data tersebut meliputi :
1. Keadaan wilayah agroklimat dapat diperoleh data :
a. Iklim dan tanah
b. Letak dan kondisi geografi
c. Sejarah
d. Kawasan
e. Jenis lahan dan penggunaannya
f. Pola tanam dan Kalender Musim

2. Gambaran wilayah sosial ekonomi dapat diperoleh dari data :
a. Sumberdaya manusia, meliputi data ; jumlah dan komposisinya (L/P), anggota keluarga rata-rata, mata pencaharian, pendidikan, kemampuan petani atas dasar kepemilikan lahan, aktivitas petani dan peranan gender dalam keluarga serta usaha dan profil keluarga.
b. Analisis usaha dan keputusan rumah tangga, meliputi data; keputusan rumah tangga, nilai usaha, pendapatan dan penggunaan komoditas.
c. Kelembagaan pertanian, meliputi data; kelompok tani dan kelompok usaha serta perannya, lembaga ekonomi dan perannya, termasuk didalamnya tengkulak, pedagang, pengumpul, bank, pelaku usaha, dan KUD.
d. Data sistem usaha agribisnis, meliputi data ; sistem pertanian (jenis usahatani komoditas unggulan, trend produksi komoditas unggulan 5 tahun terakhir, pola tanam dan musim tanam), sistem pemasaran (saluran dan pelaku usaha), sistem usaha agribisnis (lima subsistem).



B. Manfaat
Kegiatan identifikasi wilayah akan menghasilkan data agroekosistem yang meliputi data teknis, sosial dan ekonomi yang berguna :
1. Untuk mengidentifikasi permasalahan di lapangan, baik berupa permasalahan teknis, ekonomi dan sosial.
2. Sebagai bahan pedoman/pertimbangan dalam menentukan problem fokus, prespektif sistem dan analisis potensial untuk melakukan kegiatan lapangan II.
3. Menemukan dasar dalam menyusun konstruksi system pengembangan wilayah dan mengkaji informasi potensi wilayah pendukung pemberdayaan Sumber Daya Manusia.
4. Sebagai dasar dalam menyusun kerangka perencanaan pemasyarakatan dan pemberdayaannya.


















II. METODE KEGIATAN

A. Waktu dan Lokasi
1. Waktu pelaksanaan mulai tanggal 8 Desember 2008 s/d 15 Desember 2008.
2. Lokasi kegiatan di Kecamatan Loano, Kabupaten Purworejo, Provinsi Jawa Tengah.
Untuk lebih jelasnya mengenai waktu pelaksanaan kegiatan, dapat dilihat pada jadwal kegiatan, pada lampiran (1).

B. Jenis Data
Data yang akan digali dalam identifikasi wilayah ini adalah :
1. Data teknis, yaitu data keadaan wilayah pertanian baik berupa data sekunder maupun data primer yang meliputi :
a. Data agroklimat
1) Iklim dan tanah. (data kualitatif dan kuantitatif)
2) Letak geografis. (data kualitatif)
3) Kondisi geografis (data kualitatif dan kuantitatif)
4) Profil sejarah desa (data kualitatif)
b. Data sumberdaya lahan dan penggunaannya (seluruh kawasan)
1) Transek (data kualitatif)
2) Jenis lahan dan penggunaannya (data kualitatif)
3) Pola tanam dan kalender musim.(data kualitatif)

c. Data teknologi dan produksi
1) Komoditas . (data kualitatif)
2) Teknologi. (data kualitatif)
3) Produksi. (data kuantitatif)
4) Luas usaha . (data kuantitatif)
d. Data komoditas
1) Jenis komoditas. (data kualitatif)
e. Data program pembangunan wilayah, yaitu data tentang program pembangunan baik yang sudah dilaksanakan maupun yang akan dilaksanakan, berupa data sekunder dan data primer meliputi :
1) Kebijaksanaan pembangunana pertanian. (data sekunder)
2) Program / proyek pendukung tujuan pembangunan pertanian. (data sekunder)
3) Hasil-hasil pembangunan dan program proyek. (data sekunder)
2. Data sosial ekonomi, yaitu data keadaan wilayah pertanian, baik berupa data sekunder maupun data primer yang menyangkut sosial dan ekonomi, yaitu :
a. Data sumberdaya manusia.
1) Profil keluarga. (kuantitatif)
2) Jumlah penduduk dan komposisinya (L/P). (data kualitatif dan kuantitatif)
3) Mata pencaharian. (data kualitatif dan kuantitatif)
4) Pendidikan.( data kuantitatif)
5) Jumlah petani atas dasar kepemilikan lahan.(data kuantitatif)
6) Aktivitas petani dan peran gender dalam keluarga dan usaha. (data kuantitatif)
b. Analisis usaha tani dan keputusan rumah tangga meliputi :
1) Biaya usaha. (data kualitatif dan kuantitatif)
2) Nilai usaha. (data kualitatif dan kuantitatif)
3) Pendapatan. (data kuantitatif)
c. Kelembagaan petani meliputi :
1) Kelompok tani dan kelompok usaha serta peranannya.(data kualitatif dan kuantitatif)
2) Kelembagaan ekonomi dan peranannya.(data kualitatif dan kuantitatif)
3. Data sistem usaha agribisnis meliputi data :
a. Sistem pertanian meliputi :jenis usahatani komoditas unggulan, trend produksi komoditas unggulan 5 tahun terakhir, pola tanam dan musim tanam. (data kualitatif dan kuantitatif)
b. Sistem usaha agribisnis meliputi :
1) Sub-sistem penyediaan sarana produksi. (data sekunder dan primer)
­ Benih/bibit
­ Pupuk
­ Obat-obatan
2) Sub-sistem budidaya .(data sekunder dan primer)
­ Teknologi budidaya
­ Peralatan
3) Sub-sistem pengolahan hasil. (data sekunder dan primer)
­ Teknologi pasca panen
­ Peralatan pasca panen
4) Sub-sistem pemasaran (data primer)
­ Jaringan pemasaran
­ Pelaku pemasaran
5) Sub-sistem penunjang.(data sekunder dan primer)
­ Lembaga-lembaga penunjang kegiatan usaha agribisnis
c. Permasalahan dalam usaha agribisnis (data primer)

C. Metode Pengumpulan Data
Metode pengumpulan data yang digunakan dalam identifikasi wilayah ini adalah :
1. Mengkaji data sekunder.
2. Wawancara semi terstruktur terhadap tokoh kunci dan responden.
3. Pengamatan langsung
4. Analisa peta dan lain-lain

D. Teknik Pengambilan Data
Teknik pengambilan data yang digunakan dalam identifikasi wilayah adalah :
1. Penggunaan tokoh kunci, terdiri dari tokoh masyarakat, petugas, aparat desa dan lain-lain
2. Penggunaan petani dan pelaku usaha sebagai responden
3. Penggunaan data sekunder berupa; data desa, hasil pertanian, dan lain-lain
4. Instrumen – instrumen :
Jenis data dan instrument yang akan digunakan dapat dilihat pada tabel 1 berikut ini :
Tabel 1. Jenis Data Dan Instrument Yang Digunakan

No Jenis data Instrumen
A. Subsistem sarana dan prasarana
Jumlah penduduk dan distribusinya
Aktivitas sumberdaya manusia
Proses pengambilan keputusan
Peran pria dan wanita dalam sistem agribisnis
Kalender musim
Kegiatan harian petani
Daftar tabulasi
Kuisener/angket
Kuisener/angket
Kuisener/angket
Daftar tabulasi
Kuisener/angket
B. Subsistem usaha tani
1. Tabel curah hujan
2. Peta agroekosistem
3. Peta wilayah/desa
4. Peta transek
5. Sistem pengelolaan penggunaan lahan dan penerapan teknologi
Daftar tabulasi
Dokumen
Dokumen
Bagan transek
Daftar tabulasi
C. Subsistem pengolahan hasil
Diagram alir pengolahan hasil
Kuesioner
D. Subsistem pemasaran
1. Lembaga ekonomi yang ada
2. Alur/jaringan pemasaran
3. Analisis usahatani dari berbagai komoditi yang ada
Daftar tabulasi
Kuesioner
Kuesioner
E. Subsistem jasa penunjang
1. Keberadaan kelembagaan pemerintah, perbankan, penyuluhan dan penelitian.
2. Diagram venn, hubungan kelembagaan sosial ekonomi
Daftar tabulasi dan kuesioner
Daftar tabulasi dan kuesioner

E. Sumber Data
Macam dan sumber data yang digunakan dalam identifikasi wilayah dapat dilihat pada Tabel 2 sebagai berikut:
Tabel 2. Macam, Jenis dan Sumber Data

No Macam Data Jenis Data Sumber Data
1 Data teknis:
a. Data agroklimat Sekunder Desa, BPP, BPTP
b. Data sumberdaya lahan dan penggunaannya. Sekunder Kecamatan, Desa, BPP
c. Data teknologi produksi Sekunder dan primer Kecamatan, Desa, BPP, Petani
d. Data komoditas Sekunder dan primer Kecamatan, Desa, BPP, Petani
e. Data program pembangunan wilayah. Sekunder Kecamatan, Desa, BPP
2. Data sosial ekonomi
a. Data sumber daya manusia Sekunder Kecamatan, Desa
b. Kelembagaan petani Sekunder Kecamatan, Desa
c. Analisis usaha dan keputusan rumah tangga Primer Petani
d. Sistem pertanian Sekunder dan Primer Kecamatan, Desa, Petani
e. Sistem pemasaran Primer Petani
f. Sistem usaha agribisnis Primer Petani
4 Data profil keluarga Primer Petani





A. Rancangan Tampilan Data
Rancangan data dan penampilan dapat dilihat pada Tabel 3 sebagai berikut: Tabel 3. Rancangan Penampilan Data

Macam data Sumber data M e t o d e T e k n i k Olah data Output / Tampilan
Data agro ekosistem : Sekunder dan lapangan - Peninjauan data sekunder
- Wawancara semi struktural Check kros dengan bantuan pertanyaan dan peta Tabulasi dan Uraian, Diagram, Matriks, Tabel, dll.
Teknologi : Primer - Studi peta
- awancara semi struktural Peta usaha Tabulasi Tabel Penerapan teknologi on dan of farm dan gambar
Sosial Ekonomi : :
- Jumlah dan komposisi anggota Primer -W awancara petani Individual Check list Tabulasi dan Uraian Tabel komposisi (L/P)
- Aktivitas dan peran gender Primer - Wawancara petani Individual Check list Matriks dan uraian Tabel, matrik peran gender
- Mata pencaharian dan pendidikan Sekunder - Peninjauan data sekunder Check cros dengan bantuan pertanyaan check list Tabulasi dan Uraian Tabel mata pencaharian dan pendidikan
- Analisa usaha dan keputusan rumah tangga Primer - Wawancara petani Individual check list Tabulasi dan Uraian Tabel Output, Input, B/C ratio, NPV, IRR, Diagram
- Kelembagaan pertanian Sekunder - Peninjauan data sekunder Check cros dengan bantuan pertanyaan individual check list Uraian Tabel diagram Venn
- Sistem usaha agribisnis Primer - Wawancara petani Individual check list Diagram dan uraian Diagram alir
- Profil keluarga Primer - Wawancara petani Check cros dengan bantuan pertanyaan Tabulasi dan Uraian Tabel petani khusus dengan campuran

DAFTAR PUSTAKA

Hanani, AR, Nutfil, 2003. Strategi Pembangunan Pertanian. Lappera pustaka Utama, Yogyakarta

Padmowihardjo, S, 2000. Materi Pokok Masalah Khusus . Universitas Terbuka, Jakarta.


Reijntjes Coen, Bertus Haverkart dan Waters-Bayer. 1999. Pertanian Masa Depan, Pengantar Untuk Pertanian Berkelanjutan Dengan Input Luar Rendah. Kanisius. Yogyakarta

Saragih. B. 2001. Suara Dari Bogor Membangun Sistem Agribisnis. Pustaka Wirausaha Muda. Bogor. p. 66

Sofyadi C. 2008.
















Lampiran 1.

Rencana kegiatan pelaksanaan identifikasi wilayah I dan rancangan pengolahan data dapat dilihat pada tabel berikut ini :
Tabel. Jadwal Kegiatan Lapangan

No Kegiatan Waktu pelaksanaan Pelaksana
1 Pra survey dan penentuan lokasi KIPA
1-14 November 2008 Mahasiswa

2 Pertemuan dosen pembimbing KIPA dengan TIM KIPA Jumat, 16 November 2008 Tim KIPA
Dosen Pembimbing
3 Penetapan lokasi 14-29 November 2008 Mahasiswa Pembimbing
4 Pembekalan umum Sabtu,29 November 2008 Tim KIPA
5 Sosialisasi penyelengaraan KIPA kepada dosen pembimbing Jumat, 5 Desember 2008 Tim KIPA
6 pembekalan materi dan penyusunan proposal I dan II Sabtu, 6 Desember 2008 Tim KIPA
7 Pemantapan Lokasi KIPA dan Penyusunan Proposal I Dan Legalitas Oleh Pembimbing KIPA Senin, 8 Desember 2008-
Sabtu, 15 Desember 2008 Mahasiswa
Pembimbing
8 Survey lapangan dalam rangka kajian proposal I Selasa 16 Desember 2008-Sabtu 27 Desember 2008 Mahasiswa
9 Penyusunan hasil lapangan I, pemantapan masalah dan rancangan kajian Sabtu 27 Desember 2008-
Sabtu 31 Januari 2009 Mahasiswa
10 Ceking lokasi (wajib) dan perbaikan hasil lapangan I dan rancangan kajian Selasa 27 Januari 2009-
Selasa, 3 Februari 2009 Tim KIPA
Sumber : Kalender Akademik STPP Yogyakarta 2008/2009














Lampiran 2. Kuisioner
DAFTAR PERTANYAAN (KUISIONER)
Data Identitas Responden

1. Nomor sampel : ..........
2. Nama responden : ..........
3. Jenis kelamin : L / P
4. Umur : ..........tahun
5. Pendidikan : SD / SLTP / SLTA / Sarjana
6. Alamat : Dusun.......... RT: RW:
Kelurahan..........
7. Nama kelompok tani : ..........
8. Status dalam kelompok : Pengurus / Anggota
9. Jumlah anggota keluarga : .......... orang
a. Laki-laki : .......... orang
b. Perempuan : .......... orang
10. Luas garapan :
a. Sawah : 1) Milik : .................... m2
2) Sewa : .................... m2
3) Bagi hasil : .................... m2

b. Tegalan : 1) Milik : .................... m2
2) Sewa : .................... m2
3) Bagi hasil : .................... m2
c. Pekarangan : ............. m2

11. Tanaman yang diusahakan Bulan penanaman Jumlah/ Luas
a. Tanaman …………….. : …………………. …………..
b. Tanaman …………….. : …………………. …………..
c. Tanaman …………….. : …………………. …………..
d. Tanaman ……………... : …………………. …………..

I. Data Teknis
1. Data Agroklimat:
1. Wilayah Kecamatan Loano berbatasan dengan Kecamatan apa?
2. Berapa curah hujan dan hari hujan rata-rata dalam satu tahun?
3. Bagaimana karakteristik tanah dan kesuburannya?
a. Ketinggian tempat................m/dpl.
b. Kemiringan lahan.................%.
c. Kedalaman lapisan atas tanah..........cm.
d. pH tanah...............
e. Tekstur (pasir/debu/lempung)
f. Drainase (baik/sedang/buruk)
g. Keadaan tanah (baik/sedang/buruk)

2. Data Sumberdaya Lahan dan Penggunaannya
1. Jenis vegetasi apa dan bagaimana penggunaannya?
2. Sejarah Kecamatan Loano dari sebelum merdeka, orde lama, orde baru dan reformasi?
3. Bagaimana penggunaan lahan Kecamatan Loano?
4. Bagaimana pola tanam dan kalender musim?
5. Berapa luas lahan wilayah Kecamatan Loano dan perincian penggunaannya pada masing-masing desa?
a. Luas wilayah Kecamatan Loano dan penggunaannya?
b. Luas sawah : - irigasi teknis , tadah hujan dan pasang surut ?
c. Luas lahan kering, pekarangan dan pasir negara ?

3. Data Teknologi dan Produksi
1. Komoditas apa yang diusahakan?
2. Teknologi yang diterapkan ?
3. Berapa produksi?
4. Berapa luas usaha tani?

4. Data komoditas
1. Jenis komoditas apa yang diusahakan ?
2. Komoditas unggulan yang diusahakan ?
3. Komoditas lain-lain yang diusahakan ?
4. Trend komoditas 5 tahun terakhir yang diusahakan ?
5. Produktivitas 5 tahun terakhir ?

6. Data Program Pembangunan Wilayah
1. Apakah kebijakan pengembangan pertanian di Wilayah Kecamatan Loano?
2. Apa bentuk program/proyek pendukung–tujuan pembangunan pertanian?
3. Bagaimana hasil-hasil pembangunan dan program proyek yang sudah dan sedang berjalan hingga saat ini?

II. Data Sosial Ekonomi
A. Data Sumberdaya manusia
1. Berapa jumlah pendududuk menurut umur?
2. Berapa jumlah penduduk dan komposisinya (Laki-laki/Perempuan)?
3. Berapa jumlah penduduk berdasarkan tingkat pendidikan ? (Tamat Akademi, SLTA, SLTP dan SD serta tidak tamat SD, belum tamat SD dan tidak sekolah)
4. Berapa jumlah penduduk menurut matapencaharian? (Petani, buruh tani, pengusaha, buruh bangunan, buruh industri, pedagang, PNS, ABRI/POLRI, pensiunan dan lainnya)
5. Berapa luas lahan milik petani ? (responden)
6. Sebutkan aktivitas ,peran petani dan anggota keluarga dalam 1 hari?
7. Bagaimana profil keluarga bapak/ibu ? (responden)

B. Data Analisis Usaha Tani dan keputusan Rumah Tangga
1. Berapa biaya yang dikeluarkan untuk usaha tani ?
2. Berapa nilai jual hasil usaha tani ?
3. Berapa pendapatan usaha tani/periode panen ?

C. Kelembagaan Petani Responden
1. Nama kelompok tani ?
2. Nama kelompok usaha ?
3. Peran saudara dalam kelompok tani ?
4. Peran saudara dalam kelompok usaha ?
5. Nama lembaga ekonomi yang ada ?
6. Bagaimana peran lembaga ekonomi ?

III. Pertanyaan Yang Berkaitan Sub-Sistem Agribisnis
A. Subsistem Hulu (Sarana Produksi)
1. Sarana produksi apa yang anda perlukan dalam usahatani?
2. Dari mana mendapatkan masing-masing sarana produksi?
3. Bagaimana cara memperoleh sarana produksi?
4. Berapa jumlah masing-masing sarana produksi yang anda perlukan untuk satu musim tanam ?
5. Kesulitan apa yang sering di hadapi dalam pengadaan masing-masing sarana produksi ?

B. Subsistem Budidaya (On Farm)
1. Persiapan lahan
a. Apakah anda melakukan pengolahan tanah sebelum tanam ?
b. Bagaimana cara melakukan pengolahan tanah hingga siap tanam ?
c. Alat apa saja yang anda pergunakan dalam melakukan pengolahan tanah ?
d. Berapa lama waktu pengolahan tanah ?
e. Tenaga kerja yang anda gunakan berasal dari mana ?
f. Kendala apa yang sering di hadapi dalam penyiapan lahan ?


2. Persiapan bibit/benih
a. Apakah bibit/benih yang anda pergunakan benih unggul bersertifikat?
b. Bagaimana cara anda mempersiapkan bibit/benih sebelum di tanam ?
c. Berapa kebutuhan bibit / benih persatuan luas lahan ?
d. Apakah ada perlakuan bibit / benih sebelum di tanam, bagaimana caranya ?
e. Kendala apa yang sering di hadapi dalam Persiapan bibit/benih ?
3. Penanaman
a. Berapa kali anda menanam dalam satu tahun ?
b. Pada bulan apa penanaman di lakukan ?
c. Dari mana anda mendapatkan tenaga kerja untuk penanaman ?
d. Bagaimana cara yang dilakukan dalam penanaman ?
e. Kendala apa yang di hadapi dalam penanaman ?
f. Apakah anda melakukan penanaman, kapan dilakukan ?
g. Kendala apa yang sering di hadapi dalam penanaman ?
4. Pemupukan
a. Jenis pupuk apa saja yang anda pergunakan ?
b. Berapa jumlah masing-masing jenis pupuk untuk luas lahan yang di usahakan ?
c. Kapan anda melakukan pemupukan dasar dan pemupukan susulan ?
d. Berapa dosisi setiap kali melaksanakan pemupukan ?
e. Bagaimana cara anda melakukan pemupukan ?
f. Apakah anda mengetahui manfaat pemupukan ?
g. Kendala apa yang anda hadapi dalam melakukan pemupukan ?
5. Penyiangan dan pembumbunan
a. Apakah anda melakukan penyiangan dan pembumbunan ?
b. Berapa kali penyiangan dan pembumbunan ?
c. Kapan anda melakukannya ?
d. Kendala yang sering di hadapi dalam penyiangan dan pembumbunan ?
6. Pengendalian hama dan penyakit
a. Jenis hama apa yang sering menyerang tanaman ?
b. Kapan hama tersebut menyerang tanaman ?
c. Bagaimana gejala serangannya ?
d. Bahan apa yang anda gunakan dalam pengendalian hama tersebut ?
e. Berapa dosis bahan yang anda pergunakan dalam pengendalian hama tersebut ?
f. Bagaimana cara melakukan pengendaliannya ?
g. Kendala apa saja yang anda hadapi dalam pengendalian hama ?
h. Jenis penyakit apa yang sering menyerang tanaman ?
i. Kapan penyakit tersebut menyerang tanaman ?
j. Bagaimana gejala serangannya ?
k. Bahan apa yang anda gunakan dalam pengendalian penyakit tersebut ?
l. Berapa dosis bahan yang anda pergunakan dalam pengendalian penyakit tersebut ?
m. Bagaimana cara melakukan pengendaliannya ?
n. Kendala apa saja yang anda hadapi dalam pengendalian penyakit ?
7. Panen
a. Apakah anda mengetahui ciri-ciri tanaman yang siap untuk di panen ?
b. Pada bulan apa panen di lakukan ?
c. Bagaimana caranya ?
d. Bagaiman cara anda memperlakukan hasil panen agar dapat di simpan lama ?
e. Kendala apa yang sering di hadapi dalam melakukan pemanenan ?





C. Subsistem hilir (pengolahan)
1. Apakah anda pernah melakukan pengolahan hasil sehingga menjadi produk olahan lain ?
2. Dalam bentuk apa saja produk yang anda buat ?
3. Berapa jumlah produksi yang di hasilkan ?
4. Bagaimana cara pengolahan produk tersebut ?
5. Kendala apa yang sering di hadapi ?

D. Subsistem Pemasaran
1. Kapan anda menjual produk yang di hasilkan ?
2. Kepada siapa, dan dimana anda menjual produk yang di hasilkan ?
3. Bagaimana cara menjual produk tersebut ?
4. Apakah ada kerja sama tertentu dengan pihak lain dalam proses pemasaran?
5. Berapa harga jual hasil ?
6. Berapa keuntungan yang anda peroleh ?
7. Kendala apa saja yang anda hadapi ?

E. Pertanyaan Yang Berkaitan Sub-Sistem Penunjang
1. Kelompok tani dan penyuluh
a. Apakah anda menjadi anggota kelompok tani ?
b. Apa manfaat yang anda peroleh setelah menjadi anggota ?
c. Bagaimana peran kelompok tani dalam meningkatkan pengetahuan, sikap dan keterampilan anggotanya ?
d. Bagaimana peran kelompok tani dalam membantu pemasaran hasil, terutama pada saat panen raya ?
e. Bagaimana peran penyuluh pertanian dalam rangka pembinaan kelompok tani ?
f. Berapa kali dalam sebulan dilakukan pertemuan ?
g. Kendala apa yang sering di hadapi dalam pertemuan/berorganisasi dengan kelompok tani ?
2. Koperasi Unit Desa
a. Apakah ada koperasi unit desa (KUD), atau tempat pelayanan koperasi (TPK) di tempat anda ?
b. Apakah anda telah menjadi anggota KUD ?
c. Apa manfaat setelah menjadi anggota KUD ?
d. Apakah anda pernah memanfaatkan pelayanan yang di tawarkan oleh KUD ?
e. Bagaimana peran KUD dalam membantu pemasaran hasil terutama pada saat panen raya ?
f. Kendala apa yang sering di hadapi dalam berkerjasama dengan KUD?
3. Lembaga atau organisasi lain
a. Apakah di tempat anda juga terdapat lembaga/organisasi lainnya selain kelompok tani dan KUD ? (bank, PKK, karang taruna)
b. Apakah anda menjalin hubungan dengan lembaga/organisasi tersebut?
c. Dalam hal apa saja hubungan tersebut di lakukan ?
d. Dukungan apa saja yang pernah di berikan ?
e. Bagaimana pendapat/saran anda ?
f. Kendala apa yang sering di hadapi dalam berorganisasi dengan lembaga tersebut?

IV. Pertanyaan Yang Berkaitan Dengan Kondisi Sosial
A. Peran sosial
1. Siapakah yang berperan dalam pengolahan tanah, dengan alasan apa anda menjawab seperti itu?
2. Siapakah yang berperan dalam pembibitan, dengan alasan apa anda menjawab seperti itu?
3. Siapakah yang berperan dalam pemupukan, dengan alasan apa anda menjawab seperti itu?
4. Siapakah yang berperan dalam pengairan, dengan alasan apa anda menjawab seperti itu?
5. Siapakah yang berperan dalam pengendalian hama/penyakit, dengan alasan apa anda menjawab seperti itu?
6. Siapakah yang berperan dalam pengolahan hasil dan pemasaran, dengan alasan apa anda menjawab seperti itu?
B. Pola Pengambilan Keputusan Usaha Tani
1. Atas dasar apa saudara mengambil keputusan tentang usaha tani ?
2. Siapa saja yang saudara ajak untuk membicarakannya ?
3. Bagaimana peran kelompok tani dalam pengambilan keputusan usaha tani anda ?
4. Bagaimana peran petani lain dalam pengambilan keputusan usaha tani anda ?
5. Bagaimana peran angota keluarga anda dalam pengambilan keputusan usaha tani anda ?

C. Kepemimpinan Pedesaan
1. Dalam kehidupan di tempat saudara, siapa yang anda jadikan acuan untuk ber usaha tani, mengapa ?
2. Apa saja yang anda peroleh dari orang tersebut dan bagaimana pelaksanaannya?

D. Pola Inovasi
1. Dari mana/siapa anda biasa mendapatkan informasi baru tentang usaha tani?
2. Dengan siapa anda mendiskusikannya ?
3. Bagaimana peran Ketua kelompok tani anda ?
4. Bagaimana peran PPL dalam hal ini ?
5. Bagaimana peran keluarga anda dalam hal ini ?
6. Inovasi dari siapa yang paling anda percaya ?
7. Bagaimana cara anda menyikapi inovasi tersebut ?
E. Pendistribusian Pendapatan
1. Saudara gunakan untuk apa saja pendapatan yang saudara peroleh dari usaha tani, berapa besarnya ?
2. Dari mana saudara mendapatkan hasil tersebut ?
3. Dengan siapa saudara biasa melakukan kredit untuk usaha ?

F. Kelompok Tani/Komoditas, Kelompok Usaha dan Peranannya
1. Kelompok-kelompok apa saja yang saudara ikuti ?
2. Apa tujuan anda mengikuti kelompok tersebut ?
3. Bagaimana peranan masing-masing kelompok tersebut ?
4. Apa yang saudara berikan kepada kelompok tersebut ?
5. Kapan, dimana, dan bagaimana saudara berhubungan dengan kelompok tersebut ?
6. Sudah berapa lama saudara menjadi anggota ?
7. Apa saja masalah yang saudara hadapi pada kelompok tersebut ?

G. Proses Pembentukan Kelompok Tani dan Kelompok Lainnya
1. Bagaimana proses pembentukan kelompok-kelompok yang anda ikuti?
2. Berapa persenkan jumlah penduduk yang sudah masuk menjadi anggota kelompok tani?
3. Mengapa mereka masuk menjadi anggota kelompok tani?

H. Permasalahan Sosial Ekonomi
1. Apa saja permasalahan non teknis yang saudara hadapi ?
2. Kapan permasalahan tersebut muncul ?
3. Dimana ?
4. Solusi apa yang pernah saudara lakukan ?
5. Bagaimana pengelolaan hasil produksi ? (untuk konsumsi, dijual, untuk benih pada musim tanam berikutnya)
6. Adakah jaringan langganan penjualan, dijual dimana?
7. Tenaga kerja yang dibutuhkan diambil dari mana ?
Lampiran 3.

Pertanyaan Untuk Tokoh Kunci

1. Penggunaan lahan dibagi menjadi kawasan apa saja ?
2. Bagaimanan penggunaan lahan disetiap kawasan ?
3. Komoditas apa saja yang ditanam disetiap kawasan ?
4. Bagaimana peran serta (L/P) dalam berusahatani dan rumah tangga ?
5. Masalah apa yang sering terjadi di setiap kawasan ?
6. Bagaimana peran kelompoktani dalam agribisnis ?
7. Bagaimana peran kelompok ekonomi pedesaan dalam agribisnis ?
8. Bagaimana keterkaitan antar lembaga sosial dan ekonomi ?
9. Bagaimana sistem pertanian :
b. Bagaimana pola tanam yang diusahakan ?
c. Jenis usahatani apa saja yang diusahakan ?
d. Bulan berapa diusahakan ?
10. Bagaimana sistem usaha agribisnis :
a. Bagaimana subsistem hulu ?
b. Bagaimana subsistem hilir / pengolahan hasil ?
c. Bagaimana subsistem penunjang (Aparat, KUD, BRI) ?
11. Bagaimana sistem pemasaran :
a. Kapan waktu menjual hasil ?
b. Bagaimana saluran pemasarannya ?
c. Siapa pelakunya ?
12. Bagaimana profil sejarah Kecamatan Loano?
a. Orde lama
b. Orde baru
c. Orde reformasi

Oleh : Muhammad Hakim Rifai ..... cah Loanooo

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar